Postingan

TOLÕGU DI ALAM PEMIKIRAN NIHA RAYA

Gambar
(Sebuah Refleksi Pengalaman Penulis Sebagai Generasi Ke-6 Bawömataluo) Oleh : Marselino Fau Sedawa M õ l õ ,  Tel õ gu dan  Tol õ gu Di kalangan orang Nias, tol ö gu adalah suatu benda yang tidak asing dalam kehidupan mereka.  Boleh dikatakan benda ini adalah bagian yang tak terpisahkan dengan para pria dewasa khususnya di Nias Selatan (Niha Raya) sampai kurun waktu 1960.  Kemana mereka pergi benda ini selalu “menemani” mereka. Tolõgu adalah nama pedang khas Nias Selatan.  Tiga orang ilmuan beda jaman yaitu Schröder, Feldman dan Viaro menulis nama pedang ini dengan sebutan tel ö gu . Pertanyaannya apakah pelabelan dengan nama tel ö gu adalah satu kesalahan penulisan atau itu nama sesungguhnya?  Berawal dari pertanyaan ini dan karena minimnya informasi yang memadai tentang tol ö gu maka saya mencoba mengulas tentang tol ö gu ini dari perspektif Niha Raya berdasarkan pengalaman saya sebagai seorang yang merasakan nuansa kehidupan di era 70an di Baw...

Bawömataluo, “Negeri Sejuta Nama dan Makna”

Gambar
Bawömataluo adalah nama yang tidak asing lagi bagi kita yang menekuni bidang arsitektur, bidang seni dan budaya serta bidang pariwisata. Di bidang ilmu pengetahuan Bawömataluo sering dijadikan sebagai objek penelitan dan di bidang pariwisata Bawömataluo menjadi salah satu tempat wisata yang sangat terkenal di Pulau Nias. Berkat lompat batu yang selalu dipertunjukkan di Bawömataluo, Nias terkenal dengan ikon hombo batu (lompat batu). Hombo Batu di Bawömtaluo, 16 Oktober 2014 Fotografer : Marselino Fau S ebelum Indonesia merdeka Bawömataluo yang terletak di Selatan Pulau Nias merupakan satu negeri yang predikatnya disebut banua . Setelah Indonesia merdeka banua dan öri yang ada di Pulau Nias dikelompokkan sebagai daerah administratif di bawah K ecamatan yang disebut desa. Status administrasi ini dituangkan melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor : 222/V/GSU  pada tanggal 26 Juli 1965  dimana Öri dan Banua berubah   menjadi Desa.  Sebutan desa bukalah istil...